Sekolah alam ini sekolah yg berbasis karakter dan berbasis keluarga, basis karakter diambil dari ketauhidan Islam, tetapi disini juga ada murid non muslim. Konsep pembelajaran di sini lebih banyak kepada tematik agar lebih mudah masuk ke sosial projek. Sekolah ini sudah memiliki ijin operasional sekolah dan pada tahun 2018 sudah terakreditasi dengan nilai B, dengan mengikuti standar pendidikan nasional serta mengikuti kurikulum 13.

Sekolah Alam Tangerang Mekar Bakti melakukan kunjungan edukasi dengan tema pembelajaran, satu tema untuk kurun waktu 4-6 minggu dengan sistem evaluasi dilaksanakan perkelas perpekan. Sekolah ini tetap memberikan mata pelajaran dasar seperti Pendidikan Agama Islam, Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, IPA, dan lainnya. Perbedaan dengan sekolah lain adalah di sini siswa tidak wajib belajar di dalam kelas, melainkan mereka bisa belajar di alam terbuka seperti taman atau di bawah pohon.

Kegiatan pembelajaran 30% dilakukan dalam ruang kelas, perpustakaan atau lab. Audio Visual sedangkan Kegiatan pembelajaran 70% dilakukan di luar ruangan kelas yaitu di taman, kebun, dan lingkungan sekitar sekolah serta outing (mall ciputra, city market, kunjungan tokoh). Iqro Tahfidzul Qur’an adalah Kegiatan membaca dan menghafal Al-Qur’an di alam terbuka yang menjadi program rutin kelas setiap hari.

Alam merupakan tempat dan menjadi suatu objek pembelajaran terbaik untuk kita. Alam memberikan berbagai pengalaman yang sangat berharga di kehidupan yang pada hakikatnya alam tak pernah bisa dipisahkan dari manusia, sebagai mana kita lihat dalam keseharian.

Sekolah Alam Tangerang Mekar Bakti memiliki lahan yang begitu luas dengan pepohonan yang mendominasi, dimana langit menjadi atap dan cakrawala sebagai media pembelajaran kami tanpa batas. Kami belajar mengenai Sang Pencipta alam semesta yang begitu indah, yang menyadarkan kami betapa Maha Besar Allah menciptakan segala sesuatunya; memahami bumi yang kami pijak; dan merawat keindahan alam.

Belajar Bersama Alam artinya kami menjadikan alam sebagai sahabat tumbuh dan belajar. Dengan alam kami lebih bijak dalam memandang kehidupan, mengasah potensi ilmu pengetahuan dengan bereksplorasi, dan melatih keterampilan dengan berinteraksi langsung dengan alam.

Berjalan tiga bulan, kami telah menerapkan program BBA (Belajar Bersama Alam)di sekolah dengan cara menggunakan alam dan lingkungan sekitar sebagai media belajar, mengurangi penggunaan plastik, dan merawat lingkungan sekolah tetap bersih; asri; dan nyaman. 

  

Back to top